Langsung ke konten
Finvane

Dollar-Cost Averaging: Berinvestasi dengan Jumlah Tetap Secara Berkala

Apa itu dollar-cost averaging, bagaimana hitungannya dalam contoh sederhana, perbandingannya dengan investasi sekaligus, serta biaya dan risiko yang perlu diwaspadai.

Strategi9 Oktober 20264 menit baca
Di halaman ini
  1. Apa sebenarnya DCA itu
  2. Contoh perhitungan sederhana
  3. DCA dibandingkan investasi sekaligus
  4. Biaya bisa diam-diam menggerus pembelian kecil
  5. Tetap disiplin, dan risiko yang tetap ada

Dollar-cost averaging, sering disingkat DCA, berarti menginvestasikan jumlah uang yang sama secara berkala, berapa pun harganya saat itu. Ini salah satu rencana paling sederhana yang bisa dijalankan pemula. DCA tidak menghilangkan risiko, tetapi dapat membuat keputusan Anda lebih tenang dan konsisten.

Apa sebenarnya DCA itu

Dengan DCA, Anda menentukan tiga hal sejak awal: berapa yang diinvestasikan setiap kali, seberapa sering, dan untuk berapa lama. Misalnya, Anda memasukkan jumlah yang sama ke sebuah aset setiap minggu atau setiap bulan. Anda terus melakukannya, entah harga sedang naik, turun, atau jalan di tempat.

Karena jumlahnya tetap, Anda otomatis membeli lebih banyak unit saat harga rendah dan lebih sedikit saat harga tinggi. Tujuannya bukan membeli di titik terendah. Tujuannya adalah berhenti mencoba menebak titik terendah sama sekali.

Contoh perhitungan sederhana

Angka di bawah ini hipotetis dan dipilih agar hitungannya mudah. Misalkan Anda berinvestasi $100 per minggu selama empat minggu, dan harga sebuah koin kebetulan $50, $40, $25, lalu kembali $50.

  • Minggu 1: $100 pada harga $50 membeli 2 koin.
  • Minggu 2: $100 pada harga $40 membeli 2,5 koin.
  • Minggu 3: $100 pada harga $25 membeli 4 koin.
  • Minggu 4: $100 pada harga $50 membeli 2 koin.

Secara total Anda mengeluarkan $400 dan memiliki 10,5 koin. Biaya rata-rata Anda adalah $400 ÷ 10,5, atau sekitar $38,10 per koin. Angka ini lebih rendah daripada rata-rata sederhana keempat harga, yaitu $41,25, karena $100 yang tetap itu membeli lebih banyak koin di minggu yang murah. Pada harga akhir $50, 10,5 koin Anda bernilai $525 sebelum biaya. Seandainya Anda menginvestasikan seluruh $400 di minggu 1 pada harga $50, Anda akan memegang 8 koin senilai $400.

Sekarang balik ceritanya. Jika harga bergerak $20, $25, $40, lalu $50, rencana yang sama akan membeli 5, 4, 2,5, dan 2 koin, atau total 13,5 koin, senilai $675 di akhir. Orang yang menginvestasikan seluruh $400 di minggu 1 pada harga $20 akan memegang 20 koin senilai $1.000. Saat harga naik terus-menerus, menyebar pembelian biasanya berarti membayar lebih mahal secara rata-rata.

DCA dibandingkan investasi sekaligus

Jika Anda sudah memiliki sejumlah uang, alternatifnya adalah menginvestasikan semuanya sekaligus (lump sum). Tidak ada pendekatan yang selalu menang. Investasi sekaligus lebih cepat terpapar pasar sepenuhnya, yang menguntungkan saat harga naik dan merugikan saat harga turun. DCA menyebar waktu masuk Anda, sehingga meredam dampak satu pembelian di waktu yang buruk, tetapi sebagian uang Anda tetap menunggu di pinggir.

Sebuah studi Vanguard yang sering dikutip meneliti portofolio saham dan obligasi di AS, Inggris, dan Australia dalam banyak periode bergulir sepuluh tahunan. Hasilnya, investasi sekaligus unggul kira-kira dua pertiga dari waktu, terutama karena pasar-pasar tersebut lebih sering naik daripada turun. Riset itu tidak mencakup kripto, yang jauh lebih bergejolak, dan hasil masa lalu tidak memberi kepastian apa pun tentang masa depan.

Bagi banyak orang, nilai sebenarnya dari DCA lebih terletak pada perilaku daripada matematika. DCA cocok bagi orang yang berpenghasilan rutin dan memang menyisihkan sebagian dari setiap pemasukan untuk investasi, serta mengurangi penyesalan karena memasukkan semuanya sehari sebelum harga anjlok tajam.

Biaya bisa diam-diam menggerus pembelian kecil

Pembelian kecil yang sering berarti biaya yang sering juga, jadi periksa cara platform Anda menarik biaya. Biaya berbentuk persentase totalnya kurang lebih sama, baik Anda membeli sekali maupun berkali-kali. Biaya tetap per pembelian tidak demikian.

Secara hipotetis, jika setiap pembelian dikenai biaya tetap $1, empat kali pembelian senilai $100 menelan biaya $4, atau 1% dari $400 yang diinvestasikan. Lima puluh dua pembelian mingguan senilai $10 akan menelan biaya $52 dari $520, atau 10%. Spread, yaitu selisih antara harga beli dan harga jual, juga bisa lebih lebar pada fitur beli instan yang praktis dibanding order book biasa di bursa. Memilih besar dan frekuensi pembelian yang masuk akal sama pentingnya dengan rencana itu sendiri.

Tetap disiplin, dan risiko yang tetap ada

Rencana DCA hanya berhasil jika Anda terus menjalankannya. Saat tersulit adalah setelah penurunan besar, ketika membeli terasa sia-sia, dan setelah kenaikan besar, ketika muncul godaan untuk berinvestasi jauh lebih banyak dari rencana. Banyak platform menyediakan fitur pembelian berulang yang berjalan otomatis, sehingga menghilangkan godaan harian untuk mengubah arah. Menuliskan aturan Anda, termasuk kapan Anda akan meninjau atau menghentikan rencana, juga membantu.

  • DCA tidak melindungi Anda dari kerugian. Jika sebuah aset turun dan tidak pernah pulih, membelinya secara rutin berarti merugi secara rutin.
  • DCA paling masuk akal untuk aset yang sudah Anda teliti dan siap Anda pegang dalam jangka panjang, bukan koin yang dipilih karena rumor.
  • Hanya alokasikan jumlah yang sanggup Anda lihat turun tajam, dan simpan dana darurat di luar kripto.
  • Catat setiap pembelian, karena masing-masing bisa berpengaruh untuk urusan pajak di kemudian hari.

Hanya untuk edukasi, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan Anda bisa kehilangan uang.

Dapatkan yang seperti ini setiap pagi

Ringkasan 5 menit di kotak masuk Anda setiap hari kerja. Gratis, bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Gratis. Satu email setiap pagi hari kerja. Berhenti berlangganan dengan satu klik.

Atau ikuti kanal Telegram @pakaoqp